sumpah dari awal gapernah nyangka kalo bakalan kaya gini,awalnya cuma bercandaan asik-asikan doang tanpa ada rasa sedikitpun.Tapi itu awalnya,untuk selanjutnya ternyata lama-kelamaan ini mulai buat suasana jadi nyaman dan tenang banget rasanya :).Gamau jauh-jauh darinya,gamau telat ngucapin goodmorning special buat dia,dan gamau kehilangan moment special waktu lagi mandangin senyumindah dihiasi lesungpipi+sepasang mata indahnya.Ini konyol?memang.Takdir gaada yang tau,sayapun gatau kalo bakal kaya gini jadinya :') mungkin cuma maaf yang bisa saya katakan karna saya udah lancang menaruh rasa yang gapenting dan sangat memalukan .Klao udah soal perasaan maaf saya susah ngelak apalagi nolak :') cuma saya lagi berusaha ngeyakinin apa benar rasa ini karnamu? Maaf banget ya :") ini juga ga sesuai apa yg harusnya terjadi,tolong jangan berubah,jangan menjauh,jangan menghilang,dan tetap seperti ini .Anggap saja kita memang masih benar-benar bercanda.Dan aku,akan berusaha menahan diri agar tidak tenggelam oleh perasaan :').Betapa bodoh dan konyolnya aku yang semula berkata tidak tapi ternyata iya.Aku sudah sadar bahwa aku bukanlah type yang di inginkannya.Karna aku tak cantik,tak menarik,tak banyak harta tapi aku sedia berjuta cinta,berjuta harapan,dan berjuta kisah yang mungkin jika nanti kita bersatu aku akan utarakan semua padamu.Dan samapi saat ini aku bersyukur,Karna aku ,masih bisa menikmati indah senyumnya dan suara indahnya yang membuat hati ini tenang dan merasa nyaman :) -NSWd
Kamis, 21 November 2013
Jumat, 15 November 2013
Puisi
ini puisi di buat gara-gara saking senengnya waktu hujan itu :D rasanya indah gakebayang dan sedihnya yakin gabakal keulang~ cekidot>>
Hujan Indah
Hal yang tak terduga...
Semua itu mengalir begitu indahnya...
Ketika kupanjatkan doa...
Dan ternyata Tuhan mendengarnya...
Dari kejauhan aku lihat jelas sosoknya...
Makin lama makin jelas saja...
Dan pada ahirya aku didekatnya...
Sekilas seperti bersinar di wajahnya...
Sungguh aku merasa bingung...
Apakah aku harus memulai pembicaraan...
Sementara langit makin mendung...
Dan ternyata dia mulai mengatakan...
Kukira ini mimpi...
Hingga aku terus mencubit pipi...
Disampingnya aku bahagia...
Dan tak ingin berpisah dengannya...
Rintikan hujan...
Bercandaan...
Basah-bsahan...
Dengan Obrolan...
Semua itu sangat menyenangkan...
Seandainya waktu dapat ku hentikan...
Aku ingin terus bersamanya Tuhan...
Karna aku bahagia bersamanya Tuhan...
Maka ini akan ku kenang...
Semua ini indah dikenang
Dan akan terus kusimpan...
Hingga aku bersamanya ...
Hujan Indah
Hal yang tak terduga...
Semua itu mengalir begitu indahnya...
Ketika kupanjatkan doa...
Dan ternyata Tuhan mendengarnya...
Dari kejauhan aku lihat jelas sosoknya...
Makin lama makin jelas saja...
Dan pada ahirya aku didekatnya...
Sekilas seperti bersinar di wajahnya...
Sungguh aku merasa bingung...
Apakah aku harus memulai pembicaraan...
Sementara langit makin mendung...
Dan ternyata dia mulai mengatakan...
Kukira ini mimpi...
Hingga aku terus mencubit pipi...
Disampingnya aku bahagia...
Dan tak ingin berpisah dengannya...
Rintikan hujan...
Bercandaan...
Basah-bsahan...
Dengan Obrolan...
Semua itu sangat menyenangkan...
Seandainya waktu dapat ku hentikan...
Aku ingin terus bersamanya Tuhan...
Karna aku bahagia bersamanya Tuhan...
Maka ini akan ku kenang...
Semua ini indah dikenang
Dan akan terus kusimpan...
Hingga aku bersamanya ...
Jumat, 08 November 2013
Puisi :')
Tuhan Aku Ingin..
Tuhan...
Berilah aku petunjuk jalan...
Kemana aku harus melangkahkan kaki...
Dimana aku harus menaruh hati...
Dan siapa yang akan bersanding,
denganku nanti...
Aku hanya ingin menikmati...
Hari indahku ini...
Dengan orang-orang yang kusayangi...
Dan mataku ini..
Ingin sekali merekam ,
Kejadian dalam sisa hariku...
Dan pada saatnya tiba...
Aku harus menghadap Sang Kuasa...
Aku ingin terpejam dengan bahagia...
Karena aku akan merasa teristimewa...
Jika orang yang disampingku bahagia...
Dan akupun akan merasa tenang...
Jika aku sudah disurga...
Maka senyumku akan slalu dikenang...
Tuhan...
Berilah aku petunjuk jalan...
Kemana aku harus melangkahkan kaki...
Dimana aku harus menaruh hati...
Dan siapa yang akan bersanding,
denganku nanti...
Aku hanya ingin menikmati...
Hari indahku ini...
Dengan orang-orang yang kusayangi...
Dan mataku ini..
Ingin sekali merekam ,
Kejadian dalam sisa hariku...
Dan pada saatnya tiba...
Aku harus menghadap Sang Kuasa...
Aku ingin terpejam dengan bahagia...
Karena aku akan merasa teristimewa...
Jika orang yang disampingku bahagia...
Dan akupun akan merasa tenang...
Jika aku sudah disurga...
Maka senyumku akan slalu dikenang...
Puisi,Kisah Nyata nih :')
Sebenarnya Aku...
Kuakui...
Rasa ini mulai nyata...
Sejak ku mulai...
Terpana oleh tatap matanya...
Tapi..
Aku mengerti...
Bahwa ini tak boleh kumiliki...
Dan harus kuhindari...
Debaran ini makin tak karuan...
Membuat Aku ingin berubah haluan...
Tuhan...
Mengapa aku merasa nyaman...
Ketika semua itu hanyalah,
sebatas teman...
Biarlah waktu yang membawa...
Bagaimana seharusnya kita berdua...
Disini aku hanya dapat mengutarakan...
Tanpa niat untuk diberi balasan...
Tapi kamu harus mengetahui...
Bahwa debaran ini terus menghantui...
Dan aku berharap,
ini tidak merusak semua...
Dan aku minta jangan kemana-mana...
Aku ingin kita tetap bersama...
Diiringi canda dan tawa...
Dan mungkin juga Cinta...
Kuakui...
Rasa ini mulai nyata...
Sejak ku mulai...
Terpana oleh tatap matanya...
Tapi..
Aku mengerti...
Bahwa ini tak boleh kumiliki...
Dan harus kuhindari...
Debaran ini makin tak karuan...
Membuat Aku ingin berubah haluan...
Tuhan...
Mengapa aku merasa nyaman...
Ketika semua itu hanyalah,
sebatas teman...
Biarlah waktu yang membawa...
Bagaimana seharusnya kita berdua...
Disini aku hanya dapat mengutarakan...
Tanpa niat untuk diberi balasan...
Tapi kamu harus mengetahui...
Bahwa debaran ini terus menghantui...
Dan aku berharap,
ini tidak merusak semua...
Dan aku minta jangan kemana-mana...
Aku ingin kita tetap bersama...
Diiringi canda dan tawa...
Dan mungkin juga Cinta...
Rabu, 06 November 2013
Sulitnya Kendalikan Emosi Remaja
Kali ini saya lagi mau bahas tentang emosi remaja yang meluap-luap nih.Emang agak nyimpang dari tema sebelumnya.Tapi saya buat ini semata-mata bukan empat mata untuk menyimpang tapi ini pas sekali dengan apa yang saya rasakan sekarang.
Pada usia remaja sering kali kita rasakan ketika sedang merasa emosi rasanya ingin melampiaskan pada sebuah benda mati atau hidup,yang penting emosi ini tidak terpendam sendiri.Jujur saja saya dari sekian banyak remaja lainnya juga merasakan hal tersebut.Karena terlalu dikuasai amarah seringkali saya berlaku seperti anak kecil,seperti hal nya menangis didalam kamar dan lebih suka mengunci diri dikamar selama seharian.Entah mengapa jika emosi itu melanda,rasanya seperti tidak ada satu orangpun yang mengerti keadaan saya pada saat itu .Dan disitulah puncak dari amarah,diamana letak kesulitan yang amat sulit untuk dikendalikan.Bingung rasanya,ingin memeluk bintang yang amat jauh disana.Namun apa daya,ketika sadar aku hanya manusia biasa.Solusinya hanyalah bersabar,dan selalu ingat Allah.SWT agar emosi ini tidak berlanjut kedalam hal keburukan-Amin.
Pada usia remaja sering kali kita rasakan ketika sedang merasa emosi rasanya ingin melampiaskan pada sebuah benda mati atau hidup,yang penting emosi ini tidak terpendam sendiri.Jujur saja saya dari sekian banyak remaja lainnya juga merasakan hal tersebut.Karena terlalu dikuasai amarah seringkali saya berlaku seperti anak kecil,seperti hal nya menangis didalam kamar dan lebih suka mengunci diri dikamar selama seharian.Entah mengapa jika emosi itu melanda,rasanya seperti tidak ada satu orangpun yang mengerti keadaan saya pada saat itu .Dan disitulah puncak dari amarah,diamana letak kesulitan yang amat sulit untuk dikendalikan.Bingung rasanya,ingin memeluk bintang yang amat jauh disana.Namun apa daya,ketika sadar aku hanya manusia biasa.Solusinya hanyalah bersabar,dan selalu ingat Allah.SWT agar emosi ini tidak berlanjut kedalam hal keburukan-Amin.
Tenang guys,Dunia Pasti Berputar ;)
Pada setiap kehidupan pasti ada kesulitan.Entah itu hanya sekecil krikil bahkan bisa sebesar gunung.Jangan meratapi,bahkan menyesali takdirmu.Karena itu adalah rencana Allah.SWT untuk umatnya dan untuk menguji keimanan,kesabaran,dan keikhlasan hamba-Nya didunia.Ketika kita berada di posisi atas,dimana kita sedang menikmati rizki-Nya maka disanalah kita diuji keimanannya.Apakah kita masih setia beribadah atau justru meniggalkannya.Karena sudah ditutupi oleh kenikmatan sesaat yang diberikan untuk menguji keimanan kita.Berbeda dengan keaadan saat kita berada dibawah,disaat kita pada masa-masa sulit,walaupun untuk sebagian orang memiliki cara tersendiri dalam menghadapi keadaan tersebut.Ada yang mengambil jalan pintas dan tak halal,dan ada juga yang memilih untuk terus bertaqwa pada-Nya.Kesimpulannya,tetaplah menjadi manusia yang senantiasa yang selalu melakukan hal baik dihidupnya,dalam keadaan apapun itu,sesulit dan semudah apapun itu jauhilah niat burukmu dalam mejlankan kehidupan didunia ini karena ingat,semua yang ada padamu termasuk dirimu sendiri akan kembali kepada yang Maha Kuasa.
-Nonisimi
-Nonisimi
Langganan:
Postingan (Atom)